soreisrafil :Menurut Kantor Berita ABNA, Hujjatul Islam wal Muslimin Jamal Yori pimpinan dewan dakwah Gilan Iran hari ini dihadapan para wanita bimbingan konseling dalam rangka pengaturan sistem untuk menanggulangi permasalahan kurang diperhatikannya masalah hijab dan cara berpakaian, berkata,” Segala tindakan positif akan membuahkan sesuatau yang
berharga.”
Dengan mengisyaratkan bahwa masalah hijab dan pakaian sampai saat ini masih belum diperhatikan masyarakat. beliau menambahkan, ”Masalah hijab dan kesucian bagi wanita harus dibahas dalam seminar, kelas maupun bentuk-bentuk pertemuan yang lain.”

Hujjatul Islam wal Muslimin ini menilai pentingnya upaya pengembangkan budaya peletakkan dasar-dasar pendidikan hijab dan kesucian pada masyarakat. Beliau menjelaskan,” Disini kita harus memberikan contoh-contoh positif untuk menarik perhatian para pemuda agar mereka mampu memahami nilai penting hijab didalamnya” Beliau menambahkan bahwa dalam berdakwah harus dijauhi tidakan–tindakan ekstrim dan keras, dakwah tidak boleh terlalu ekstrim, “Jika dalam pendidikan tidak diaplikasikan dengan baik biasanya dipakai cara-cara paksa. Ini adalah keliru, sebab dakwah dengan cara paksa tidak akan memberi dampak apapun."

Beliau juga menyebut perempuan Iran telah mampu menempatkan baju kemuliaan wanita Islam di mata dunia serta menyebarkan budaya hijab dan kesucian  di masyarakat.
Dia dengan melihat kedudukan wanita yang tinggi berkata,” Dengan adanya wanita laki-laki mencapai puncak kemuliaan dan kemanusiaan, tanpanya laki-laki tidak akan mampu mencapai prestasi itu.”

Beliau juga mengisyaratkan bahwa adanya kegigihan barat untuk menjerumuskan wanita dari nilai-nilai kemanusiaan,  “Hari ini semua usaha dunia sekuler ditujukan untuk mengeluarkan wanita dari rumah mereka dengan alasan apapun.” Pimpinan Dewan Dakwah Islam Gilan Iran terkait hadirnya para wanita berhijab bangsa ini dalam berbagai kesempatan didunia internasional berkata, “Hijab wanita lebih dahsyat dari ledakan bom atom” beliau juga menilai pentingnya pembentukan komite pengurus masalah hijab dan kesucian wanita. Selain itu beliau juga mengingatkan agar selalu selektif dalam memilih para nara sumber, nara sumber harus dari orang yang kafabel dan memang terakui kredibilitasnya serta niatnya yang tulus dalam usaha penyebaran dakwah Islam